Ultimate magazine theme for WordPress.

Upacara Bau Nyale, Tradisi Unik Masyarakat Lombok

tour pantai kuta tour pantai kuta lombok paket wisata pantai kuta

Apa yang anda pikirkan ketika mendengar tentang Pulau Lombok? Apakah tempat wisatanya yang sangat menarik? Atau berbagai kulinernya yang lezat? Mungkin itulah beberapa hal yang bisa anda bayangkan ketika berada di Lombok. Pulau ini memang menyimpan beberapa potensi yang sangat mengagumkan, dari mulai objek-objek wisatanya seperti pantai hingga wisata kulinernya.

Namun, ada juga hal yang terkadang luput dari perhatian para wisatawan yang berkunjung di pulau ini, yakni wisata budayanya yang juga tak kalah unik dan menarik. Salah satunya adalah wisata budaya Lombok yang cukup terkenal yaitu bau nyale.

Sebagian dari anda pasti pernah mendengar tentang bau nyale. Upacara bau nyale dilakukan di sekitar kawasan pantai di Lombok Tengah, NTB. Dalam upacara ini, biasanya akan diikuti oleh banyak orang, baik wisatawan maupun orang Lombok sendiri. Pantai yang biasanya diserbu dalam acara ini adalah pantai Seger Kuta yang terletak di selatan pulau Lombok, jaraknya sekitar 65 km dari kota Mataram. Pantai ini menawarkan angin yang semilir dan sejuk serta berbagai keindahan alami yang bisa memanjakan orang yang megunjunginya. Air yang jernih juga menambah pesona pantai ini. Setiap satu tahun sekali, di pantai inilah upacara bau nyale diadakan, yakni antara bulan Februari-Maret. Pada upacara bau nyale, semua orang berdatangan dan berbondong-bondong menangkap cacing laut yang hidup pada lubang-lubang bebatuan karang. Acara yang cukup unik inilah yang menambah pesona dan menarik banyak wisatawan untuk menikmati wisata budaya Lombok.

Sejarah tradisi upacara Bau Nyale ini sendiri bahwa dahulu kala Seorang putri bernama Mandalika yang cantik nan rupawan menolak beberapa pinangan para pangeran dan akhirnya dia mengorbankan dirinya dengan cara menyeburkan diri ke laut agar kecantikannya itu tidak hanya bisa dinikmati oleh para pangeran, tetapi hyga para penduduk di pulau Lombok. Saat matahari mulai berganti dengan rembulan, di dalam gelombang laut di lombok, sang putri berubah wujud menjadi apa yang di sebut nyale saat ini.

Upacara bau nyale memang merupakan sebuah festival yang sangat kental di masyarakat Lombok sendiri. Mereka meyakini bahwa jika tradisi ini ditinggalkan, maka akan membawa sebuah malapetaka dan keburukan bagi mereka sendiri. Inilah alasan mengapa upacara bau nyale merupakan wisata budaya Lombok yang terkenal di masyarakat. Nyale atau cacing laut yang mereka cari di sekitar pantai diyakini membawa suatu berkah serta keselamatan dan kesejahteraan. Semakin banyak nyale yang keluar pada upacara itu, semakin banyak pula keberkahan yang akan mereka dapatkan.

Sangat menarik bukan? Anda bisa menikmati upacara Bau Nyale secara langsung dengan mengunjungi pulau Lombok antara bulan Februari dan Maret. Untuk jadwal acara lengkapnya, anda bisa amenghubungi kami. Kami akan menyusun acara dan kegiatan anda selama di Lombok dala suatu Tour Wisata Lombok yang menyenangkan.

You might also like
Telpon Kami
Chat WhatsApp