Ultimate magazine theme for WordPress.

7 Fakta Unik dan Menarik tentang Wisata Gili Trawangan Lombok

Mendengar kata Gili Trawangan, tentu ucapan dan decak kagum akan kita lontarkan. Apalagi jika sudah membahas eksotisme alamnya. Tak hanya eksotisme, kecantikan dan keindahan budaya lokal juga selalu menjadi daya tarik Gili Trawangan. Karena keunikan-keunikan inilah, wisata Gili Trawangan Lombok memang terkenal selalu ramai dikunjungi wisatawan, baik lokal maupun mancanegara. Letak wisata Gili Trawangan Lombok sebetulnya tidak jauh dari Bali, namun karakteristik alamnya cukup berbeda dengan Bali. Sehingga, saat Anda ke Gili Trawangan, tidak sama rasanya seperti Anda berada di Bali.

Dari Bali akses ke Gili Trawangan bisa dilalui dengan menggunakan fast boat atau speed boat yang bisa disewa dari Padang Bai atau Sanur. Namun, biasanya para wisatawan yang berangkat dari Bali, biasanya banyak yang lebih memilih berangkat dari Padang Bai karena perjalanan lautnya lebih dekat dan tiketnya lebih murah. Lantas, apa yang membuat wisata Gili Trawangan Lombok begitu diminati banyak wisatawan dan selalu ingin kembali lagi ke tempat ini? Berikut ini kami berikan informasi mengenai fakta unik dan menarik yang ada di Gili Trawangan.

Berikut 7 Fakta Unik dan Menarik tentang Wisata Gli Trawangan Lombok

wisata gili trawangan lombok
Gili Trawangan
  1. Pulaunya para Kucing

Pertama kali menginjakkan kaki di Gili Trawangan pasti Anda akan disambut oleh kawanan kucing yang banyak jumlahnya. Pada sejumlah tempat juga terlihat kucing lalu-lalang di jalan layaknya masyarakat lokal. Kucing memang merupakan salah satu hewan yang sangat dihargai di pulau ini. Saking dihargainya, di pulau ini terdapat banyak klinik khusus kucing yang lengkap dengan toko makanan dan pernak-pernik kucing. Bahkan, ada juga komunitas pecinta hewan yang khusus mengontrol reproduksi kucing agar jumlahnya terpantau dan tidak mengganggu wisatawan.

  1. Bebas dari kendaraan bermotor

Di wisata Gili Trawangan Lombok ini, Anda tidak akan menemukan kendaraan bermotor. Hal ini sesuai dengan aturan masyarakat lokal yang masih memegang teguh adat istiadat. Tentu saja pemerintah juga menyesuaikan aturan adat ini dengan kebijakan yang dibuatnya. Jangan khawatir, sebagai gantinya, Anda masih bisa mengendarai sepeda atau cidomo yang berlalu lalang di pulau ini. Cidomo adalah sejenis delman yang ditarik oleh kuda.

  1. Pulau dapat dikelilingi hanya dengan berjalan kaki

Ukuran pulaunya yang hanya kurang lebih 3×2 km, membuat Anda bisa mengelilingi pulau ini hanya dengan berjalan kaki. Karena di Gili Trawangan tidak ada kendaraan bermotor, masyarakatnya juga sering berjalan kaki untuk berlalu-lalang. Tentu saja berjalan kaki di gili ini tidak akan pernah membosankan karena di setiap sudutnya Anda akan disuguhkan pemandangan menakjubkan.

  1. Hukuman adat bagi pencuri

Di Gili Trawangan, hukuman bagi pencuri dapat dikategorikan cukup berat. Sebab, pencuri tak langsung dibawa ke pihak yang berwenang, melainkan harus mendapatkan sanksi adat terlebih dahulu. Mereka yang tertangkap mencuri akan diarak keliling pulau oleh petugas keamanan sambil mengalungkan tulisan “Saya pencuri” dan ia tidak akan diterima lagi di Gili Trawangan, apalagi diizinkan untuk tinggal. Hebatnya lagi, aturan adat ini bukan hanya berlaku bagi masyarakat lokal, melainkan juga wisatawan, baik lokal maupun asing.

  1. Dapat menyaksikan sunrise dan sunset dengan mudah

Ukuran Gili Trawangan yang kecil membuatnya dikelilingi pantai indah menghadap ke timur dan barat yang jaraknya sangat berdekatan. Sehingga, tempat-tempat ini tentunya menyuguhkan keindahan sunset dan sunrise yang luar biasa menakjubkan.

  1. Didominasi turis asing

Gili Trawangan memang ramai, namun sebenarnya gili ini lebih dipadati oleh turis asing dibandingkan dengan wisatawan lokal. Sehingga, jika Anda kesana, suasananya akan terasa seperti bukan di Indonesia. Saat malam suasananya akan lebih terasa lagi, di mana para turis asing memadati café atau bar pinggir pantai. Meski begitu, para turis sangat menghormati warga lokal karena keramahan warga lokal pada setiap wisatawan yang datang.

  1. Pulau bekas pengasingan pemberontak

Siapa sangka, pulau yang ramai dan diminati wisatawan ini dulunya adalah pulau tempat pengasingan para tahanan pemberontak pada zaman kerajaan. Sekitar tahun 1970-an, Gili Trawangan juga dijadikan tempat singgah orang-orang Bugis yang akhirnya menetap bersama Suku Sasak dan Bali.

Itulah tadi 7 fakta tentang wisata Gili Trawangan Lombok yang harus Anda ketahui. Jika Anda berkunjung ke tempat wisata yang satu ini pasti Anda langsung takjub dengan keindahan dari gili trawangan dan jangan lupa untuk selalu menjaga kebersihan yaa!

You might also like
Telpon Kami
Chat WhatsApp