Pura Lingsar – Tempat Suci Bagi Umat Muslim dan Hindu di Lombok

Rutinitas sehari-hari membuat Anda bosan dan merasa penat bukan? Untuk mengatasi masalah tersebut, wisata merupakan solusi terbaik, apabila dilakukan pada daerah kunjungan wisata Pulau Lombok. Akan tetapi Lombok tidak harus selalu berkaitan dengan pantai maupun budaya lokal, karena Anda bisa menikmati wisata religi seperti di Pura Lingsar. Seperti namanya, pura suci ini terletak di Desa Lingsar dan masuk pada kawasan Kabupaten Lombok Barat.

Daya Tarik Pura Lingsar

Pura Lingsar Lombok
Pura Lingsar Lombok

Tidak hanya terdiri dari satu pura saja, Anda dapat menemukan beberapa bangunan lain serta halaman yang luas serta taman yang asri. Wajar saja, orang-orang lokal juga menyebut situs ini sebagai Taman Pura Lingsar. Hal paling unik yang ditawarkan pura tersebut adalah fungsinya. Tidak hanya digunakan oleh umat Hindu, lokasi ini juga menjadi tempat melakukan ritual bagi umat Muslim Lombok. Mereka melakukan ibadah secara rukun serta bekerja sama dalam mengelola maupun merawat pura Pura Lingsar.

Apa lagi yang unik? Keunggulan berikutnya adalah seputar nilai sejarahnya. Menurut sumber informasi, pura ini merupakan sudah ada sejak jaman purbakala dan menjadi saksi sejarah di Pulau Lombok. Karena dianggap berharga, pemerintah telah memberikan perlindungan hukum dan menganggapnya sebagai salah satu situs cagar budaya penting di nusantara.

Dari segi ornamen dan arsitektur, Anda bisa melihat campuran beberapa nilai budaya lokal maupun budaya asing. Karena keunikan tersebut, Anda bisa menikmati keindahan arsitektur pura serta melakukan aktifitas fotografi disana. Selain itu, tata letak bangunan juga culup menarik karena terdiri dari pura utama, taman, dan bangunan-bangunan lainnya. Berdasar informasi dari orang lokal, pura mengaplikasikan konsep Tri Mandala yaitu Jaba Luah, Jaba Tengah, dan Jeroan. Ketiganya merepresentasikan makna berbeda yaitu alam bawah, alam tengah, serta nirwana.

Selain bangunan-bangunan untuk tempat ibadah, Anda akan menjumpai sebuah kolam bernama Telaga Agung. Terdiri dari 9 pancuran dan air yang menyejukkan, pengunjung akan merasa tenang ketika menyaksikan atau berada didekatnya. Fitur unik selanjutnya adalah ratusan koin yang ada di dasar kolam, yang konon katanya dapat mengabulkan doa atau permintaan dari si pelemparnya. Tertarik untuk mencoba?

Pura Lingsar Sebagai Tempat Ibadah Dua Umat

Pura Lingsar
Pura Lingsar

Setelah puas menikmati arsitektur Pura Lingsar, Anda bisa menyaksikan dua jenis kegiatan ritual yang dilakukan orang lokal, yaitu ritual tetap dan insindental. Pilihan pertama merupakan kegiatan ritual yang dilakukan satu kali dalam setahun sedangkan ritual kedua dilakukan tidak berdasar jadwal. Yang unik, tiap kelompok etnis bisa melakukan ritual disana berdasar keyakinan masing-masing. Pada ritual tahunan, Anda bisa menyaksikan kompaknya kedua kelompok dalam melakukan ibadah secara bersama-sama, atau yang biasa disebut dengan Perang Topat.

Selain nilai arsitektur dan uniknya kegiatan ibadah di pura suci ini, Anda dapat mencari tahu sedikit seputar sejarahnya. Alkisah ada seorang bernama Agung Ketut Karangasem yang melakukan perjalanan ke Pulau Lombok ratusan tahun yang lalu. Dia memiliki keinginan untuk menyatukan masyarakat Muslim dan Hindu di Lombok sehingga memutuskan untuk membangun tempat ibadah, yang mengakomodasi kedua umut tersebut. Sampai kini, kerukukunan beragama masih nampak terlihat karena masyarakat lokal melestarikan apa yang menjadi visi Agung Ketut Karangasem.

Bagi turis, berkunjung dan berkeliling Pura Lingsar amat diperbolehkan asal mematuhi semua peraturan disana. Ini termasuk menjaga kebersihan serta memakai pakaian bersih dan sopan. Bahkan ada adat lokal yang mengharuskan pengunjung untuk mengenakan selendang kuning sebagai syarat untuk masuk ke tempat ibadah. Meski tidak dijelaskan alasannya, Anda wajib mengikuti aturan yang ada sebagai tamu di pura suci ini.

Nah, apakah Anda tertarik menyaksikan secara langsung daya tarik Pura Lingsar yang menjadi simbol toleransi umat beragama ini? Yukk, segera jadwalkan wisata ke Lombok Anda bersama keluarga. Lokasinya hanya sekitar 15 km jika Anda datang dari Kota Mataram dan berdekatan dengan Taman Narmada. Ajaklah keluarga atau teman Anda untuk berkunjung kesana dan rasakan suasana liburan yang berbeda. Untuk tips, bawalah beberapa uang koin (untuk dilempar ke kolam) serta kenakan selendang kuning sebelum masuk ke tempat ibadah pura tersebut. Satu lagi, jangan buang sampah sembarangan karena semua pengunjung wajib menjaga kebersihan lingkungan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *