Berkunjung ke Desa Sukarare Dengan Khas Tenunya

Lombok memang memiliki berbagai tempat wisata dengan pemandangan yang eksotis, akan tetapi di sana mempunyai keraajinan pada tenun tradisionlnya. Untuk Anda jika berlibur di sana sempatkanlah mampir ke Desa Sukare dengan tenun Lombok yang khas, di sana pula tersedia utuk melihat secara langsung bagaimana cara pembuatanya.

Sukerare
Sukerare

Desa yang dijuluki wisata tenunan kini berada di desa Sukarare, serta desa lainaya pula juga mempunyai julukan demikian seperti desa Sade dan Banyumule. Letak lokasi desa ini berada di Kabupaten Lombok Tengah, dalam menempuh perjalanan untuk bisa nyampai di desa tersebut anda menghabiskan kurang lebih 25 menit dari Bandara Lombok.

Sukarare memang desa kecil, berada di wisata Lombok yang terkenal dari hasil kerajinanya yaitu tenun songket tradisional, ada juga tak perlu bingung untuk dapat menemukan desa ini. dari rute yang di lewati memang cukup mudah dan aman untuk anda yang akan berkunjung, dalam start dari kota Mataram kita memerlukan waktu setengah jam dengan jarak tempuh sekitar 25 Km. Biasanya untuk menempuh rute tersebut kita bisa menggunakan mobil pribadi maupun sepeda motor untuk dapat mempersingkat waktu, memang di sana penduduknya di wariskan oleh pendahulunya sebagai penenun yang asli serta mulai dari anak-anak sudah di ajarkan sampai dewasa.

Uniknya di setiap dusun seperti dusun Belong Lauk dengan Belong Daye penduduknya di wajibkan untuk selalu bisa dan wajib untuk mempunyai keterampilan menenun, apalagi di saat acara nikah sebelum terjadi akat sudah di isyaratkan untuk bisa menenun. Sekarang sudah menjadi mata pencahariaanya untuk menenun dengan khas tenunya ialah sarung songket, ada pula di jalan desa tersebut terdapat toko-toko yang memanjang menjual khas dari desa tersebut yaitu tenun songket.

Desa Sukerare
Desa Sukerare

Dalam mengetahui tentang kain songket ini di jelaskan untuk anda memang khususnya sebagai penyimak yang berkaitan dengan Berkunjung ke Desa Sukarare Dengan Khas Tenunya, nah menceritakan tentang pembuatan pastinya di siapkan mulai dari benang dahulu serta teknik untuk bekerja secara mudah pastinya selipkan antara beberapa benang yang berbeda warna seperti warna emas, warna perak dan lainya. Ciri khas yang terdapat pada kain tenun songket ini memang dari banyak berbagai warna yang menonjol serta juga sudah di kenal oleh wisatawan mancanegara.

Dengan inilah warga sekitar yang berada di desa Sukarare cara mempromosikan ketrampilan tenun ini terutama memakai pakaian adat yang selalu di pakainya oleh pihak wanita serta merta untuk menjaga adat istiadat terdahulunya. Oya cara menjalankan dari alat tradisional kain tenun ini sebenarnya mudah tetapi yang belum tahu pasti ribet, awalnya menggunakan pemberat untuk memberikan hasil yang baik lalu di putar menggunakan tangan kita sesuai bentuk.

Demikianlah tentang Berkunjung ke Desa Sukarare Dengan Khas Tenunya , semoga informasi ini memberikan referensi untuk memberi pengetahuan anda yang banyak dan referensi ini juga lebih di respon positif.